RINCIAN PROGRAM KERJA LITERASI
| Tahapan Program | Jenis Program | Keterangan |
|---|---|---|
| Pembiasaan | Literasi pagi | Kegiatan dilaksanakan setiap hari Selasa s.d. Kamis dengan membaca buku. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa agar germar membaca.Khusus hari Jumat, literasi bersifat keagamaan, yaitu literasi religi. Siswa beragama Islam membaca yasin, sedangkan siswa beragama Kristen dan Katolik melakukan kajian agama dengan guru pembimbing masing-masing. Hal ini agar para siswa semakin meningkat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. |
| Posterisasi sekolah | Beberapa tempat strategis terpasang poster, baik ditempel maupun digantung. Hal ini mengingat fungsi otak kanan yang memiliki ingatan jangka panjang. Dengan melihat gambar dan tulisan motivasi setiap hari, para siswa dapat mengingat dan menerapkan hal baik dalam kehidupan nyata sehari-hari. | |
| Labelisasi tanaman | Pemberian nama ilmiah dan Indonesia pada semua tanaman yang ada di sekolah. Hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa mengenai nama-nama ilmiah tanaman di sekitarnya. | |
| Membuat dan mengelola sudut baca. | Terdapat empat titik sebagai sudut baca berupa mading yang khusus dikelola siswa. Hal ini bertujuan agar para siswa lebih produktif dalam berkarya. | |
| Pohon literasi tiap kelas | Pohon literasi dibuat oleh siswa secara mandiri di dalam kelasnya masing-masing. Daun-daun yang ada pada pohon literasi ditulis dengan nama-nama siswa, cita-cita, atau karakter mulia yang harus dilakukan. | |
| Dinding motivasi tiap kelas | Dinding motivasi adalah sebuah hiasan dinding kelas yang berisi kata-kata motivasi untuk menginspirasi siswa. | |
| Pengelolaan papan informasi/inspirasi | Papan informasi dikelola oleh guru berupa mading yang menampilkan informasi akademik dan publik (hal umum/kegiatan siswa). Sedangkan papan inspirasi, terdapat tiga papan inspirasi yang dikelola siswa, yaitu papan komitmen, papan idola, dan papan impian. Setiap siswa menuliskan komitmennya, tokoh idolanya, dan cita-citanya. Penggantiannya dilaksankan setiap tahun pelajaran baru. | |
| Pengembangan | Lomba karya literasi antarkelas | Dilaksanakan tiap akhir semester dan peringatan hari besar, seperti Hari Kartini, Hari Kemerdekaan, Bulan Bahasa, Hari Pahlawan, dll. Hal ini bertujuan untuk menguatkan kualitas karya para siswa. |
| Literasi berupa pementasan drama/teater | Dilaksanakan minimal dua kali dalam setahun pada saat penutupan kegiatan bulan bahasa atau peringatan hari besar lainnnya. Literasi berupa tontonan sekaligus tuntunan. Pementasan dapat berbentuk internal sekolah atau eksternal dengan mendatangi sekolah sasaran. | |
| Satu Siswa Satu Buku (1 tahun sekali) | Diperuntukkan kelas IX yang akan meninggalkan sekolah agar dapat menyumbangkan satu buku bacaan. Sebelum buku didonasikan ke perpustakaan, siswa wajib membacanya terlebih dahulu dan memberikan catatan di halaman pertama. | |
| Duta Literasi | Duta literasi dipilih setahun sekali dengan kriteria peminjam buku perpustakaan terbanyak dalam 1 semester, banyaknya buku yang selesai dibaca dalam 1 semester, banyaknya karya tulis yang dibuat, dll. | |
| Mading Kelas (terbit seminggu atau dua minggu sekali) | Dilakukan dengan cara mewajibkan siswa untuk membaca bebas ataupun mencari referensi apa pun di sekitar sekolah. Setelah itu, siswa membuat laporan atau karangan. Hasilnya ditempelkan pada mading kelas. Kegiatan ini membiasakan siswa untuk menulis, memublikasi, dan membaca karya secara berkala. | |
| Penerbitan buku | Sebagai bentuk produktivitas dalam berkarya, siswa, guru, dan kepala sekolah dapat menerbitkan buku tunggal atau antologi setiap tahun. Bersama GSMB, sekolah sedang berproses menerbitkan buku, baik tunggal maupun antologi pada tahun 2022. | |
| Workshop literasi | Sebagai bentuk peningkatan kompetensi literasi, penting bagi siswa, guru, dan kepala sekolah mengikuti workshop dengan berbagai pihak terkait. Bersama GSMB, guru dan kepala sekolah mengikuti serangkaian workshop daring. Sedangkan untuk siswa, workshop dilakukan secara luring karena keterbatasan akses internet. | |
| Pembelajaran | Wajib Kunjung Perpustakaan Sekolah | Kegiatan melibatkan kolaborasi dari guru mata pelajaran dengan pengelola perpustakaan dengan memiliki tagihan akademik. Pengelola perpustakaan memberikan jadwal kunjung. Guru membawa siswa satu kelas dan memberikan tugas membaca buku yang berkaitan topik pembelajaran, membuat resume, dan berdiskusi. |
| Video Pembelajaran semua mata pelajaran | Media pembelajaran untuk menguatkan literasi siswa dengan menyimak/menonton video pembelajaran. Dengan media pembelajaran yang kreatif, antusias belajar siswa akan lebih meningkat. |